Budidaya Anggrek
Anggrek
merupakan sebuah hasil hutan non kayu ,selain itu anggrek merupakan tanaman
hias yang banyak diminati masyarakat karena saat ini tanaman ini mulai langka ,
yang disebabkan oleh alih fungsi hutan menjadi lahan lahan pertanian,
perkebunan dan juga pemukiman.
Kegiatan pembudidayaan anggrek dapat dilakukan secara vegetative,
generative , maupun kultur jaringan yang banyak dikembangkan saat ini . untuk
saat ini karna semakin berkembangnya
teknologi kultur jaringan dianggap
paling efektif dalam pembudidayaan anggrek .
Potensi
usaha yang bisa digali dan dikembangkan dari tanaman anggrek ini ada 4 (empat
jenis) yaitu; usaha pembibitan (perbanyakan), usaha pembesaran, usaha
perdagangan dan ekspor. Pengembangan tanaman hias anggrek dalam program ini
dijalankan melalui dua pola usaha yaitu : pola usaha pembibitan tanaman dan
pola usaha perbanyakan dan pengembangan anggrek.
Kemitraan
yang terjalin dalam kegiatan ini adalah penyediaan sumber indukan oleh nurseri
dan para kelompok tani dan selanjutnya hasil perbanyakan dan pembesaran akan
dipasarkan kembali oleh nurseri dan kelompok tani. Dengan kemitraan ini
diharapkan usaha produksi tanaman hias anggrek dapat memenuhi kebutuhan pasar
baik lokal , maupun secara nasional tanpa merugikan atau menjadi pesaing bagi
nurseri dan kelompok tani yang lain
Bumdes Usaha Makmur memiliki 13 Greenhouse anggrek yang
dikelola oleh masyarakat umum. Namun mayoritas petani anggrek berada di Dusun
Sukodadi. Karena awal mula yang mengelola anggrek adalah salah satu warga dusun
Sukodadi hingga akhirnya dikembangkan menjadi 13 greenhouse dan 1 greenhouse
lagi masih masa pembangunan .
Anggrek dapat
dipanen apabila memenuhi kriteria dewasa dan ukuran daun sesuai dengan
permintaan klient. Untuk tahun ini Bumdes menargetkan bulan oktober anggrek dapat dipanen sekaligus penyerahan laporan LPJM tahunan . Hal ini telah
disepakati semua petani anggrek.
Pembudidayaan anggrek disini dilakukan dengan pembelian bibit dari supplier , untuk melakukan pembibitan anggrek butuh peralatan lab yang steril dan lengkap. Karena keterbatasan fasilitas lab yang tidak memadai akhirnya petani anggrek meyepakati untuk membeli bibit dari supplier. Awalnya mereka mencoba untuk menciptakan bibit sendiri namun percobaan tersebut gagal. Untuk perawatan anggrek yaitu seminggu sekali penyiraman air, seminggu sekali penyemprotan pestisida dan seminggu sekali pemberian pupuk untuk anggrek remaja.
Sedangkan untuk anggrek dewasa hanya seminggu sekali
penyiraman. Disini ada 4 macam jenis anggrek yang dibudidaya yaitu:
·
Anggrek Bulan
·
Anggrek Hybrid
·
Anggrek Dendro
·
Anggrek Grama
·
Anggrek Spesies




0 Komentar